Daya Tarik Pesan

Dalam kegiatan komunikasi dikenal ada empat teknik komunikasi yaitu, Informatif, Instruktif, persuasive dan Human Relation,
Persuasi adalah kegiatan psikologis dalam usaha mempengaruhi sikap, sifat, pendapat dan perilaku seseorang atau orang banyak.

Kegiatan persuasi menggunakan cara komunikasi yang berdasar pada argumentasi dan alasan-alasan psikologis. Dalam usaha mempersuasi orang dengan iklan makan perlu terlebih dahulu mempertimbangkan dan memperhitungkan factor kebutuhan, dorongan jiwa, keinginan dan motivasi masyarakat yang akan dituju.
Langkah-langkah yang bisa diambil dalam melaksanakan persuasi yang lebih efektif yaitu dengan mengarahkan tekniknuya melalui proses yang sering disebut dangan A to A Procedure atau from Attention ti action (Attention- interest- Desaire- decision –action)
Dalam komunikasi daya tarik pesan ada tiga jenis atensi ( Attention) yaitu:

1. Involuntaru Attention:
Atensi yang membutuhkan hanya sedikit usaha atau tanpa usaha sama sekali dari pihak penerima pesan, sebagai contoh Suara yang keras atau acahaya yang sangat terang.

2. Nonvoluntary Attention;
Terjadi ketika seseorang tertarik kepada suatu stimulus dan terus memberikan atensi karena hal itu menarik baginya. Seseorang dalam situasi tersebut tidak melawan ataupun menerima stimulus tersebut pada awalnya, namun ia terus memberikan atensi karena stimulus tersebut mempunyai beberapa manfaat dan relevasi.
Iklan selalu berusaha mendapatkan nonvoluntary attenstion dari seorang audience, karena dalam sebagian besar situasi konsumen enggan meneliti pesan iklan. Karenanya iklan harus menarik dan mempertahankan atensi dengan atraktif dan seringkali menghibur.

3. Voluntary Attention
Terjadi ketika seseorang bersedia memperhatikan suatu stimulus. Sebagai contoh Seorang konsumen yang mempertimbangkan untuk membeli rumah misalnya, ia akan cenderung mengarahkan perhatiannya kepada iklan-iklan rumah, semisal membaca majalah yang membahas tentang rumah.

Cara lain untuk menumbuhkan perhatian dalam iklan adalah menggunakan : Concretizing dan Emagery.
Concretizing didasarkan pada ide yang langsung, terus terang yang mudah untuk di ingat dan di retrieve secara nyata dan bukan dengan informasi abstrak. Klaim mengenai sebuah merek menjadi konkret ketika mereka mudah melihat atau di perhatikan.
Sebagai contoh : Pasta gigi Ciptadent diiklankan sebagai pasta gigi dengan triple action- memutihkan gigi, mencegah gigi berlubang pada gigi dan menyegarkan nafas. Pada umumnya pasta gigi mempunyai satu warna putih. Namun untuk mengkonkretkan karakteristik triple action, Ciptadent memiliki tiga warna berlapis.
Imagery , adalah sebuah representasi dari pengalaman sensorik memori jangka pendek termasuk visual dan pengalaman sensorik lainnya. Apa yang dilakukan seorang pemasar untuk memunculkan emagery, ada beberapa strategi yaitu menggunakan stimulus visual, memberikan stimulus verbal yang nyata dan memberikan instruksi imagery. Gambar dan visualisasi adalah hal yang paling baik dibandingkan dengan verbalisasi abstrak.
Karena gambar para khususnya dapat memberikan emagery, bahwa gambar di representasikan didalam memori baik dalam bentuk verbal maupun visual. Riset membuktikan bahwa informasi mengenai sifat produk akan diingat lebih baik ketika informasi tersebut dilengkapi dengan gambar dibandingkan jika ditampilkan hanya dalam bentuk prosa. Emagery visual yang efektif dalam iklan dapat menempatkan penonton dalam berbagai situasi atau fantasi yang kondusif bagi penjualan produk.
Bukan hanya visual, imagery juga diketengahkan sebagai hasil dari daya tarik indera lainnya, pendengaran,penciuman, peraba. Dimana pemasar dapat menciptakan citra yang membangkitkan emosi, mempengaruhi kognitif, dan meningkatkan memorability terhadap pesan pemasaran.
Bayangkanlah bagaimana jika film atau iklan yang kita lihat hanya merupakan sekumpulan adegan dan percakapan tanpa ada background musik atau suara lainnya.
Teknikmembangun Daya Tarik Pesan iklan
Selanjtnya dalam membangun suatu daya tarik pesan iklan dapat dipertimbangkan menggunakan
terknik tekni seperti beikut:


Daya tarik selebriti Pendukung Iklan
Tidak bisa dipungkiri lagi penggunaan orang terkenal juga menjadi cara ampuh yang digunakan pengiklan untuk menciptakan iklan yang efektif dalam mempersuasi audience.

Pendukung dari Orang Khusus
Suatu pendekatan yang digunakan dengan menampilkan orang-orang biasa ( non selebriti) dalam mendukung suatu promosi produk. Kegiatan iklan yang menampilakn orang khusus sering meliputi banyak orang daripada satu orang. Tindakan ini menggambarkan lebihd ari satu orang menambah kemungkinan bahwa suatu iklan akan menghasilkan tingkat keterlibatan pesan yang lebih tinggi dan perluasan pesan yang lebih tersebar.


Daya tarik Humor
Berdasarkan penelitian di AS menunjukan bahwa sebagian besar iklan yang menggunakan humor didasarkan kepada ketidakcocokan (incongruity). Bentuk periklanan ini dikarakterisir sebegai humor seperti Hah… , Ahaa. Hahaha! Yaitu reaksi penyimpangan awal ( hah?) menunjukan usaha untuk memecahkan arti iklan (Aha) dan kemudian bila humor terdeteksi, ha ha jawaban diberikan. Begono… hahahahahaha..
Pemakaian Humor menimbulkan dampak efektif untuk membuat orang-orang memperhatikan iklan dan menciptakan kesadaran merek, hasil kesimpulan survey menyatakan ,
Humor merupakan metoda yang efektif untuk menarik perhatian pada iklan
Humor menambah kesenangan pada iklan dan merek yang di iklankan.
Humor tidak merusak pemahaman tentang produk
Humor tidak menawarkan suatu keuntungan yang lebih dari sekedar bujukan
Humor tidak menambah kredibilitas sumber
Sifat produk mempengaruhi penggunaan humor, Khususnya humor akan lebih berhasil digunakan pada produk yang sudah mapan daripada produk baru, humor juga layak untuk produk yang lebih berorientasi pada perasaan pengalaman dan pada produk yang tidak sangat membutuhka keterlibatan konsemen.
Secara menyeluruh humor memang memberikan dampak positif dalam iklan namun harus pula hati-hati karena pengaruh humor dapat berbeda sesuai karakteristik khalayak, iklan bisa saja lucu menurut kita, namun belum tentu lucu menurut orang lain.
Penggunaan humor harus meneliti segmen pasar yang mereka tuju dengan hati-hati sehingga iklan menjadi benar-benar efektif.

Daya tarik rasa takut
Logika yang mendasari penggunaan daya tarik rasa takut adalah untuk melibatkan banyak khalayak dengan pesan sehingga mendorong diterimanya argument-argumen pesan. Daya tariik dapat berbentuk celaan sosial atau bahaya fisik, misalnya deodorant menggunakan daya tarik rasa takut bila menekankan pada celaan sosial yang akan diderita bilaketiak kita lembab dan bau.

Daya Tarik Rasa Bersalah
Seperti rasa takut rasa bersalah juga menjadi pemikat bagi emosi negative. Orang merasa bersalah bila melanggar peraturan, melanggar standar atau kepercayaan mereka sendiri atau berperilaku yang tidak bertanggung jawab. Daya tarik rasa bersalah itu kuat karena emosional rasa bersalah memotivasi orang dewasa untuk melakukan tindakan bertanggung jawab yang menyebabkan penurunan dalam tingkat bersalah.
Pengiklan menyajikan rasa bersalah dan mencoba untuk membujuk para calon pelanggan dengan mengaskan atau menyimpulkan bahwa rasa bersalah akan bisa dihapuskan jika menggunakan produk yang dipromosikan.

Daya Tarik Musik.
Musik telah menjadi komponen penting dunia periklanan, hampir sejak suatu direkam pertama kali, jingle, musik latar, nada-nada popular, dan aransemen klasik digunakan untuk menarik perhatian,menyalurkan pesan-pesan penjualan, menentukan tekanan emosional untuk iklan dan mempengaruhi suasana hati para pendengar.
Musik membentuk berbagai fungsi komunikasi, ini meliputi cara untuk menarik perhatian menjadikan konsumen berada dalam keadaana positif, membuat mereka dapat lebih menerima pesan-pesan dalam iklan dan bahkan mengkomunikasikan arti produk-produk yang diiklankan.


Previous Post Next Post